PELAYANAN DIAKONIA KARITAS


PELAYANAN DIAKONIA
KARITAS
BAGI ANAK MISKIN DAN CACAT

-YESUS MENGASIHI ANAK-ANAK





Pelayanan diakonia KARITAS ini didasarkan Firman Tuhan:


"...sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku". (Matius 25: 40)


Semoga Roh Kudus berkarya menyalakan api kasih Tuhan dalam hati lebih banyak orang.


Beberapa Program:



MEMBANTU MEMBERI MAKAN


Kegiatan perbaikan gizi bagi anak-anak kurang mampu / miskin yang masih mau bersekolah.

Sebagian dari anak-anak itu yatim / piatu, sebagian adalah anak-anak dari desa / kampung. Kadang anak-anak juga diberi vitamin, kapsul minyak ikan, obat anti cacing, susu, mie instant, biskuit, roti dsb. sebagaI tambahan gizi.


MEMBANTU BIAYA UANG SEKOLAH


MEMBANTU SARANA SEKOLAH

Membantu pakaian seragam sekolah agar anak dapat bersekolah dengan layak dan itu meningkatkan mental anak-anak.

Mengumpulkan dan memberi bantuan alat-alat tulis, tas sekolah, sepatu dll.


MEMBANTU SARANA PENGADAAN TRANSPORT SEPEDA BEKAS BAGI ANAK-ANAK DAN MEMBANTU PERBAIKAN / SPARE PART BILA SEPEDA RUSAK


MEMBANTU MENCARI DANA PENDUKUNG BAGI PEMELIHARAAN DAN PENDIDIKAN ANAK-ANAK MISKIN YANG CACAT ASUHAN KAMI

Mereka juga butuh pendidikan dan hidup
kehadiran yang cacat bagi Tuhan adalah "AGAR TUHAN SEMAKIN DIMULIAKAN"



KITA PERSEMBAHKAN PELAYANAN INI BERSAMA ANDA KEPADA
TUHAN YESUS SEBAGAI BAKTI DAN PUJI-PUJIAN KITA
KARENA HANYA TUHANLAH YANG SESUNGGUHNYA BERKARYA.



=========================================


MAKAN, KESEHATAN DAN PENDIDIKAN
Kerentanan kelompok kaum miskin pada pangan amat besar. Jika pendapatan mereka turun, karena goncangan ekonomi, mereka akan merealokasikan pengeluarannya, beralih ke pangan inferior dan murah (karena hanya itu yang bisa terbeli), umumnya mereka mengurangi dana pendidikan dan kesehatan untuk dialihkan beli makanan. Dengan makanan inferior itu akibatnya, konsumsi energi dan protein menurun. Orang dewasa yang miskin akan menurun produktivitasnya dan kesehatannya. Ibu hamil atau menyusui akan mengakibatkan anaknya memburuk kecerdasannya. Jika anak-anak itu kelak dewasa, produktivitas kerja mereka memburuk, karena status gizi kurang akan rentan kejangkitan pelbagai penyakit infeksi dan degeneratif di masa dewasa dan tua. Maka, para kaum miskin tetap terperangkap dalam lingkaran setan kemiskinan.
( Bdk. LAPAR: NEGERI SALAH URUS, halaman 76)